Jurus pertama yang dikeluarkan adalah mengubah aturan mengenai pemetaan suara dan perolehan kursi parlemen, pada akhir Maret lalu.
Sementara itu, ada jatah kursi baru yang diperkirakan bakal menjadi milik Barisan Nasional, koalisi penguasa di Malaysia tempat Najib bernaung.
Bungkam kritik
Tak lama setelah itu, Najib menggunakan jurus keduanya, tepatnya pada 2 April lalu, ketika Malaysia meloloskan undang-undang anti-berita palsu dengan ancaman penjara hingga enam tahun
Pengamat menganggap undang-undang ini hanya cara pemerintah untuk membungkam kritik menjelang pemilihan umum.
Konten sasaran undang-undang ini meliputi publikasi digital dan jejaring sosial, menyasar pelaku yang menyebarkan "berita palsu" di dalam dan di luar Malaysia, termasuk orang asing, jika berdampak pada warga Malaysia.
![]() |
Najib dilaporkan menerima aliran dana dari 1MDB ke rekening pribadinya. Meski terus dibantah, skandal ini tetap membuat popularitas Najib terpuruk.
Jegal Mahathir
Berselang sehari sebelum Najib mengumumkan pembubaran parlemen menjelang pemilu, Malaysia memerintahkan pembubaran sementara partai baru Mahathir Mohamad, Parti Pribumi Bersatu Malaysia (PPBM).
Dalam surat tertanggal 5 April, Panitera Pendaftaran (Jabatan Pendaftaran Pertubuhan) menyatakan PPBM tidak mematuhi tenggat waktu 30 hari untuk menyerahkan dokumen bukti partai telah memenuhi syarat pendaftaran.
PPBM bisa mengajukan banding atas putusan itu atau membatalkannya dengan menyediakan dokumen yang diperlukan dalam tenggat waktu 30 hari. Jika gagal, maka pembubaran partai akan berlaku secara permanen.
Panitera Organisasi Masyarakat (ROS) yang berlaku sebagai pencatat keikutsertaan pemilu menolak mendaftarkan PH sebagai koalisi karena ada kejanggalan pada PPBM.
Untuk mengantisipasi kemungkinan ROS tak meloloskan PPBM dan PH, koalisi oposisi diperkirakan bakal berkampanye dan mengikuti pemilu di bawah payung Partai Keadilan Rakyat (PKR).
![]() |
Sejumlah analis menganggap rencana ini dapat memperkuat citra oposisi di mata publik Malaysia.
"Ini adalah sinyal kuat persatuan Mahathir dan Anwar, terutama demi reformasi. Namun, ini akan dianggap sebagai pengkhianatan oleh Najib dan UMNO," kata Johan Saravanamuttu dari Sekolah Studi Internasional Rajaratnam. (has)
Baca Kelanjutan Tiga Jurus Najib Lumpuhkan Oposisi Jelang Pemilu : https://ift.tt/2GFKPGvBagikan Berita Ini
0 Response to "Tiga Jurus Najib Lumpuhkan Oposisi Jelang Pemilu"
Post a Comment