Sinforosa Sancho, 84, dan suaminya Juan Martin Colomer, 84, berjalan di sepanjang jalanan utama Desa La Estrella. Desa itu pernah dihuni lebih dari 200-an orang. "Semua orang telah pergi. Kami adalah orang-orang bodoh yang bertahan," kata Sinforosa, yang akan berusia 85 tahun bulan ini sambil tertawa.
Let's block ads! (Why?)
Baca Kelanjutan Senandung Sunyi La Estrella, Desa yang Ditinggalkan Warganya : https://ift.tt/2LLTBVT
Bagikan Berita Ini
Related Posts :
Temui Kim Jong-un, Korsel Fokus pada Denuklirisasi Korut[unable to retrieve full-text content]
Isu denuklirisasi menjadi fokus pertemuan Presiden Moon Jae-i… Read More...
VIDEO: Dubes Sebut Korsel Bawa Isu Nuklir Saat Bertemu Korut
Wawancara Eksklusif
Tim CNN Indonesia, CNN Indonesia | Senin, 19/03/2018 14:15 WIB
Bagikan : … Read More...
Ke Australia, Suu Kyi Disambut Masalah Rohingya
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi tiba di Canberra pada Senin (19/3). Dia… Read More...
VIDEO: Komisi Pemilihan Russia Mengumumkan Kemenangan Putin
Reuters/Andito Gilang & , CNN Indonesia | Senin, 19/03/2018 15:22 WIB
Bagikan :
Jakart… Read More...
VIDEO: Putin Menang, Komisi Pemilu Tampik Ada Kecurangan
Reuters/Andito Gilang & , CNN Indonesia | Senin, 19/03/2018 15:22 WIB
Bagikan :
Jakart… Read More...
0 Response to "Senandung Sunyi La Estrella, Desa yang Ditinggalkan Warganya"
Post a Comment