
Di hadapan 192 pemimpin negara seluruh dunia, JK mengatakan bahwa kasus teror yang melibatkan anak-anak itu menunjukkan bahwa tindak kekerasan saat ini sudah berevolusi hingga tak lagi mengenal batas usia.
"Para pelaku teror yang menggunakan anak-anak sebagai senjata itu tidak akan pernah dibenarkan," ucapnya.
"Masyarakat yang adil, toleran, dan moderat juga merupakan kunci dalam menghadapi tantangan besar ekstremisme dan radikalisme yang keras," tuturnya.
Dalam kesempatan itu, JK juga membahas komitmen dan tanggung jawab PBB untuk menyelesaikan konflik Israel dan Palestina. Ia mempertanyakan komitmen PBB untuk mewujudkan perdamaian jika tak dapat menyelesaikan konflik tersebut.
"Tidak hanya membahayakan proses perdamaian, namun juga menghancurkan harapan rakyat Palestina dan harapan kita semua untuk negara Palestina merdeka," katanya.
JK pun mendesak PBB segera melakukan negosiasi untuk mewujudkan perdamaian di antara kedua negara. Ia menegaskan bahwa Indonesia akan terus mendukung Palestina.
"Indonesia akan terus berdiri bersama rakyat Palestina, sampai hari Palestina benar-benar merdeka," ucapnya.
Oleh karena itu, lanjutnya, dibutuhkan rasa tanggung jawab untuk menentukan hasil perdamaian yang abadi. Upaya ini merupakan cara efektif untuk menjaga stabilitas dan mencegah konflik yang berkelanjutan.
"Kita harus mulai mengejar kebahagiaan kita. Tapi tentu ini harus dimulai dengan kepemimpinan sejati," tuturnya.
JK menilai, kebanyakan orang selama ini masih sering keliru beranggapan bahwa kepemimpinan hanya mengacu pada mereka yang memiliki kekuatan besar seperti superhero.
"Kita di ruangan ini adalah para pemimpin global, secara kolektif kita memiliki kekuatan superhero," katanya.
Di sela pidato ini, JK juga menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan negara-negara lain sehingga Indonesia terpilih menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB.
"Kami berterima kasih atas kepercayaan dan keyakinan negara-negara sahabat, dan kami akan melakukan yang terbaik untuk menjadi mitra sejati dalam perdamaian," katanya. (pris/has)
Baca Kelanjutan JK Bahas Teror Surabaya di Sidang Majelis Umum PBB : https://ift.tt/2OSWBkLBagikan Berita Ini
0 Response to "JK Bahas Teror Surabaya di Sidang Majelis Umum PBB"
Post a Comment