
Wali Kota Chicago Rahm Emanuel, seperti dilansir CNN.com mengatakan tersangka diketahui masih dalam pertalian darah dengan salah satu korban. Tersangka dilaporkan meninggal usai melakukan kontak senjata dengan petugas di lapangan.
"Petugas kepolisian yang tertembak diidentifikasi bernama Samuel Jimenez," ungkap Inspektur Polisi Chicago, Eddie T Johnson pascakejadian.
Polisi, sambungnya, hingga saat ini masih mengamankan rumah sakit. Seluruh pasien yang sedang dalam perawatan dipastikan selamat tak terdampak peristiwa mengerikan tersebut.
Sementara itu, saksi mata, Steven White mengatakan kepada CNN, bahwa dirinya berada di ruang gawat darurat ketika tersangka melakukan aksi tembak ke arah polisi.
"Beberapa tembakan terdengar, kami semua lari ke jendela darurat," katanya, seraya memeragakan aksi tersangka yang bak seorang militer.
"Ini menyedihkan," selanya.
Saksi lainnya, Sue Jimenez dilansir Reuters mengatakan mendengar beberapa tembakan dipisahkan oleh jeda. Tembakan pertama dilakukan tersangka di area parkir rumah sakit. Sekiranya lima tembakan secara berurutan terdengar usai letusan tembakan pertama.
"Bunyi tembakan berhenti ketika polisi datang," ungkap Jimenez, yang berprofesi sebagai manajer toko sepeda Kozy's Cyclery, tak jauh dari rumah sakit. Pascakejadian, 15 unit medis dikirim ke rumah sakit Mercy.
Secara terpisah, Pejabat Informasi Publik Chicago Larry Merritt mengatakan FBI sedang membantu pemerintah setempat untuk mengusut latar belakang pelaku beserta motif penembakan. Sedangkan Senator Demokrat Dick Durbin dari Illinois berterima kasih kepada aparat yang telah bertindak cepat merespons insiden berdarah.
"Hati saya bersama Mercy Hospital di Chicago malam ini. Saya berdoa untuk para korban, keluarga mereka, dan mereka yang terluka," katanya, melalui akun twitter pribadinya. (ain)
Baca Kelanjutan Aksi Penembakan di Chicago, Empat Orang Meninggal : https://ift.tt/2DNJ5grBagikan Berita Ini
0 Response to "Aksi Penembakan di Chicago, Empat Orang Meninggal"
Post a Comment