"[Qatar] menyuarakan solidaritas dengan saudara kami, Kerajaan Arab Saudi," demikian bunyi pernyataan Kementerian Luar Negeri Qatar, Sabtu (24/6).
Senada dengan Qatar, juru bicara Kemlu Iran, Bahram Ghassemi, berkata, "Iran menyampaikan kesiapan untuk mengawal dan bekerja sama dengan negara-negara untuk melawan para kriminal ini, yang menyebabkan kematian dan menebar kebencian."
Sebagaimana dilansir AFP, Ghassemi tak menjabarkan lebih lanjut bentuk bantuan yang ditawarkan oleh Iran.
Namun selama menjelang Lebaran, aparat Saudi memang disibukkan dengan upaya penggagalan sejumlah rencana serangan, termasuk di Masjidil Haram.
Menolak untuk menyerahkan diri, pria tersebut sempat terlibat baku tembak dengan aparat hingga akhirnya meledakkan dirinya sendiri.
Akibat baku tembak tersebut, rumah tempat penyergapan terjadi itu runtuh, melukai enam warga asing dan lima personel pasukan keamanan.
Kemdagri juga melaporkan, ada tiga sel teror yang merencanakan serangan terhadap jemaah dan pasukan keamanan di Masjidil Haram menjelang berakhirnya Ramadan.
Hingga kini, belum jelas latar belakang ketiga sel militan tersebut. Namun selama ini, kelompok militan ISIS kerap merencanakan serangan di Mekkah.
Tawaran bantuan ini sendiri datang di tengah ketegangan di kawasan Teluk setelah Saudi dan sejumlah negara lain memutuskan hubungan dengan Qatar karena menuduh Doha mendukung terorisme dan Iran. (has)
Baca Kelanjutan Iran, Qatar Serukan Dukungan Pasca Upaya Teror Masjidil Haram : http://ift.tt/2t5Y13QBagikan Berita Ini
0 Response to "Iran, Qatar Serukan Dukungan Pasca Upaya Teror Masjidil Haram"
Post a Comment