Dalam kesempatan tersebut, Menteri Luar Negeri Malaysia, Anifah Aman, menyampaikan bahwa serangkaian kekerasan yang terjadi selama sepekan belakangan menunjukkan pemerintah Myanmar belum melakukan upaya keras untuk mencari solusi konflik di Rakhine.
"Melihat perkembangan ini, Malaysia meyakini masalah kekerasan dan diskriminasi terhadap Rohingya harus diangkat ke forum internasional yang lebih tinggi," kata Anifah melalui pernyataan resmi yang dikutip Reuters, Selasa (5/9).
Situasi di Rakhine kembali memanas sejak pekan lalu, ketika kelompok bersenjata Pasukan Keselamatan Rohingya Arakan (ARSA) menyerang sejumlah pos polisi dan satu pangkalan militer.
Aparat Myanmar pun melakukan operasi pembersihan dengan dalih memburu "teroris" yang bertanggung jawab atas penyerangan di pos polisi dan pangkalan militer tersebut.
Akibatnya, puluhan ribu orang Rohingya kabur dari Rakhine menuju Bangladesh, di mana hidup mereka juga terkatung-katung karena pemerintah setempat enggan menerima kehadiran pengungsi dari Myanmar tersebut. </span> (has)
Baca Kelanjutan Protes Krisis Rohingya, Malaysia Panggil Dubes Myanmar : http://ift.tt/2wFtSI7Bagikan Berita Ini
0 Response to "Protes Krisis Rohingya, Malaysia Panggil Dubes Myanmar"
Post a Comment