Search

Korban Serangan Suriah Bertambah, PBB Desak Gencatan Senjata

Jakarta, CNN Indonesia -- Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) menyerukan gencatan senjata sedikitnya selama satu bulan di Suriah, menyusul serangan udara Suriah dan Rusia, Selasa (6/2). Jumlah korban serangan di wilayah pemberontak Suriah dekat Ibu Kota Damaskus tersebut terus bertambah.

"Selama dua bulan terakhir kami tidak mengirim satu pun konvoi (pengiriman bantuan). Ini sangat berlebihan," kata Panos Moumtisz, asisten Sekretaris Jenderal PBB dan koordinator kemanusiaan untuk menangani Krisis Suriah.

Dia menyerukan agar pertempuran dihentikan agar bantuan kemanusiaan dan evakuasi korban dapat dilakukan. Dia mencatat tujuh wilayah yang paling rawan termasuk sebelah utara Suriah, kawasan Afrin yang dikuasai Kurdi dan menjadi sasaran serangan Turki.

Pakar kejahatan perang PBB juga menyelidiki beberapa laporan dugaan penggunaan gas beracun klorin dalam serangan yang menimbulkan korban dari warga sipil di Kota Saraqeb, barat laut Provinsi Idlib, dan Douma di Ghouta Timur, pinggiran Damaskus.


Pemerintah Suriah membantah penggunaan senjata kimia.

Aktivis Syrian Observatory for Human Rights mengatakan gempuran serangan udara di Ghouta Timur, menewaskan 63 orang. Seorang pejabat setempat, Khalil Aybour kepada Reuters menyebut korban tewas mencapai 53 orang. Ada pula laporan yang mencatat 80 orang tewas

Menurut Syrian Observatory, serangan udara di Ghouta Timur pada Senin (5/2) menewaskan 30 orang.

"Hari ini sama sekali tidak ada tempat yang aman. Ini hal penting yang harus diketahui orang, tidak ada tempat aman," kata Siraj Mahmoud, kepala tim Pertahanan Sipil di pinggiran Damaskus kepada Reuters.

"Saat ini, banyak orang terkubur di bawah puing-puing, serangan terus berlangsung dari pesawat ke kawasan pemukiman," kata dia.

Syrian Observatory mengatakan serangan menewaskan enam orang di Idlib, termasuk lima di Desa Tarmala. Kelompok itu melaporkan serangan udara di Ghouta telah menewaskan sedikitnya 350 warga sipil, lebih dari 80-an di antaranya anak-anak.

Kantor berita Suriah, SANA melaporkan tiga orang tewas dalam serangan pemberontak ke Kota Tua Damaskus yang dikuasai pemerintaih.

Serangan udara Suriah dan Rusia ke provinsi-provinsi yang dikuasai pemberontak merupakan balasan atas ditembak jatuhnya sebuah jet tempur Sukhoi Su-25 dekat Kota Saraqeb akhir pekan lalu. Pilot dikabarkan masih hidup dan meledakkan granat agar tidak ditangkap pemberontak.

(nat)

Let's block ads! (Why?)

Baca Kelanjutan Korban Serangan Suriah Bertambah, PBB Desak Gencatan Senjata : http://ift.tt/2nHslxD

Bagikan Berita Ini

Related Posts :

0 Response to "Korban Serangan Suriah Bertambah, PBB Desak Gencatan Senjata"

Post a Comment

Powered by Blogger.