
Hal tersebut disampaikan seorang pejabat pemerintahan Korsel, sebagaimana dikutip Reuters. Menurutnya, belum ada detail susunan acara dari kunjungan tersebut dan belum diketahui apakah mereka akan menemui Presiden Donald Trump.
Kunjungan akan dilakukan Kepala Kantor Keamanan Nasional Chung Eui-yong, yang berhubungan dekat dengan Amerika Serikat, dan Kepala Badan Intelijen Nasional Suh Hoon, yang dikenal sebagai negosiator utama Korsel. Chung mengatakan dia punya pesan dari Kim Jong-un untuk disampaikan kepada pihak AS.
Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat menyatakan pihaknya tengah membahas pertemuan soal potensi perundingan denuklirisasi dengan Korea Utara.korea
"Kementerian Luar Negeri telah berbicara dengan Gedung Puutih soal pertemuan yang diajukan untuk digelar pekan ini," kata juru bicara Kemlu As, Heather Nauert, sebagaimana dikutip Reuters, Rabu."Terkait pertemuan dengan Korea Selatan dan juga dengan Korut, kami belum punya detailnya. Kami akan menunggu pihak Korsel untuk datang ke Washington untuk berbicara soal pertemuan itu."
Menurut Chung, Korea Utara menyatakan tidak akan melakukan uji coba nuklir atau peluru kendali sementara perundingan dengan masyarakat internasional berlangsung. Korea Utara belum melakukan pengujian semacam itu sejak November lalu.
Korea Utara juga disebut bersedia diskusi soal perbaikan hubungan dengan Amerika serikat, kata Chung.
Trump menyebut Korea Utara tampak "tulus" dalam kesediaannya menunda uji coba nuklir jika menggelar perundingan denuklirisasi dengan Amerika Serikat. Sementara itu, sejumlah pejabat Korsel dan Jepang justru skeptis.Setelah kembali dari Amerika Serikat, kedua pejabat Korsel akan berpisah. Chung akan mengunjungi China dan Rusia, sementara Suh akan bertolak ke Jepang untuk berbicara pada para pejabat masing-masing negara soal perbaikan hubungan baru-baru ini dengan Korut.
[Gambas:Video CNN](aal)
Baca Kelanjutan Usai Temui Kim Jong-un, Dua Pejabat Korsel ke Washington : http://ift.tt/2Fzj9ppBagikan Berita Ini
0 Response to "Usai Temui Kim Jong-un, Dua Pejabat Korsel ke Washington"
Post a Comment