"Kenyataannya adalah saya tidak pernah melecehkan siapapun secara seksual, di sekolah menengah atas ata apa pun," ujar Kavanaugh dalam wawancara dengan Fox News, sebagaimana dikutip Reuters, Senin (24/9).
Pernyataan ini dilontarkan setelah dua perempuan mengaku pernah menjadi korban pelecehan seksual oleh Kavanaugh, salah satunya adalah seorang profesor psikologi di Universitas Palo Alto, Christine Blasey Ford.
Kavanaugh mengklaim bahwa saat itu Kavanaugh mencoba membuka bajunya ketika sedang mabuk di sebuah pesta.
Menanggapi tudingan ini, Kavanaugh berkata, "Saya tidak mempertanyakan apakah Dr. Ford pernah dilecehkan secara seksual oleh seseorang di suatu tempat, tapi yang saya tahu adalah saya tidak pernah melecehkan orang."
Kavanaugh bahkan mengaku tak pernah menghadiri pesta yang dirujuk oleh Ford. Ia juga menyebut bahwa semua orang yang disebut Ford hadir juga mengaku tak ingat ada pesta tersebut.
Belum reda isu Ford, seorang perempuan lainnya, Deborah Ramirez, mengaku pernah dilecehkan oleh Kavanaugh saat keduanya menjadi mahasiswa di Universitas Yale pada 1983-1984.
Segala tudingan ini membuat nasib pertaruhan pencalonan Kavanaugh sebagai hakim MA AS terancam. Partai Republik pun menuding Partai Demokrat sengaja menyebar isu ini sebagai kampanye gelap.
Untuk mendalami tudingan ini, Ford dan Kavanaugh akan memberikan kesaksian di hadapan Senat AS pada Kamis (27/9) waktu setempat.
"Saya ingin proses yang adil di mana saya dapat mempertahankan integritas saya dan saya berkata jujur sekarang. Saya tahu rekam jejak hidup saya dan saya tak akan membiarkan tudingan salah menghalangi saya," kata Kavanaugh.
Sementara itu, menjelang sidang Ford mengirimkan surat kepada Ketua Komite Partai Republik, Chuck Grassley, berisi keluhan bahwa ia menerima ancaman kematian. Ford pun meminta agar sidang itu dapat berjalan adil.
"Saya memang takut, tapi tolong ketahui, ketakutan saya tidak akan menghalangi saya untuk memberikan keterangan, dan Anda akan mendapatkan jawaban semua pertanyaan Anda," tulis Ford.
![]() |
Namun, sekitar 200 orang tak gentar berunjuk rasa di depan gedung Mahkamah Agung di Washington sambil berteriak, "Saya percaya Christine Ford!" (has)
Baca Kelanjutan Calon Hakim MA Pilihan Trump Bantah Tuduhan Pelecehan Seksual : https://ift.tt/2xz6jCkBagikan Berita Ini
0 Response to "Calon Hakim MA Pilihan Trump Bantah Tuduhan Pelecehan Seksual"
Post a Comment