
Seperti dikutip Reuters, Seorang pejabat Departemen Luar Negeri AS mengatakan hal itu sebagai bagian dari peninjauan bantuan dana AS ke luar negeri pada Sabtu (8/9).
Trump menyerukan peninjauan bantuan AS kepada Palestina awal tahun ini. Tujuannya, untuk memastikan dana tersebut dihabiskan sesuai dengan kepentingan nasional AS dan bernilai bagi para pembayar pajak.
"Sebagai hasil tinjauan tersebut, sesuai arahan Presiden, kami akan mengalihkan sekitar US$25 juta yang semula direncanakan untuk membantu akses layanan Rumah Sakit Yerusalem Timur. Dana itu akan masuk ke proyek prioritas tinggi di tempat lain," kata pejabat Departemen Luar Negeri seperti dikutip Reuters, Sabtu (8/9).
Pemangkasan bantuan adalah kebijakan salah satu terbaru dari sejumlah tindakan pemerintahan Trump yang telah memarjinalkan warga Palestina. Sebelumnya, Trump mengumumkan pengakuan Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan memindahkan kedutaan AS dari Tel Aviv ke Yerusalem.
Langkah itu merupakan balasan dari kebijakan AS yang sudah berlangsung lama dan mendorong pemimpin Palestina untuk memboikot upaya perdamaian Washington yang sebelumnya dipimpin oleh Jared Kushner, penasihat senior Trump yang juga menantu laki-lakinya.
Pada Agustus lalu, administrasi Trump mengatakan akan mengalihkan dana dukungan ekonomi bagi Palestina senilai US$200 juta untuk program di Tepi Barat dan Gaza, di tengah memburuknya hubungan Trump dengan pemimpin Palestina.
Pada akhir Agustus, pemerintahan Trump menghentikan seluruh pendanaan ke Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA). Keputusan itu semakin memperkuat ketegangan dengan pemimpin Palestina.
Para pengungsi Palestina khawatir terhadap penghentian pendanaan tersebut. Pasalnya, hal itu akan menyebabkan lebih banyak kemiskinan, tensi tinggi, dan ketidakstabilan di Timur Tengah.
Kementerian Luar Negeri Palestina memberi pernyataan bahwa pemangkasan bantuan tersebut adalah bagian dari upaya AS untuk 'melikuidasi' Palestina. Hal itu akan mengancam kehidupan ribuan warga Palestina dan mata pencaharian ribuan karyawan rumah sakit.
"Eskalasi AS yang berbahaya dan tidak adil ini telah melewati semua garis merah dan dianggap sebagai agresi langsung terhadap rakyat Palestina," katanya.
Washington mengatakan UNRWA perlu menggugurkan reformasi dan menyerukan kepada Palestina untuk memperbarui pembicaraan damai dengan Israel. (Reuters)
Baca Kelanjutan Trump memangkas bantuan untuk Warga Palestina US$25 Juta : https://ift.tt/2wWIhjABagikan Berita Ini
0 Response to "Trump memangkas bantuan untuk Warga Palestina US$25 Juta"
Post a Comment