
"Gedung Putih menangguhkan akses masuk reporter terkait sampai pemberitahuan selanjutnya," ujar juru bicara Gedung Putih, Sarah Sanders, sebagaimana dikutip AFP.
Tak lama setelah itu, Acosta pun mengaku tidak bisa masuk ke dalam Gedung Putih melalui kicauan di akun Twitter pribadinya.
"Saya tidak diizinkan masuk Gedung Putih. Secret Service memberi tahu saya tidak bisa masuk Gedung Putih program jam 08.00 saya," kicau Acosta.
Acosta kemudian mengunggah video ketika ia dilarang masuk ke dalam Gedung Putih. Dalam video yang miring itu, Acosta bercerita di hadapan Secret Service yang mengadangnya.
"Saya Jim Acosta. Saya tidak diperbolehkan masuk oleh Secret Service, tidak apa-apa karena ia menjalankan tugasnya," katanya.
Ia lantas memberikan kartu aksesnya kepada petugas tersebut. Sang petugas mengambil kartu akses Acosta dan mengembalikan talinya kepada sang reporter.
Kicauan Acosta selanjutnya adalah balasan terhadap pernyataan Sanders melalui Twitter.
"Presiden Trump meyakini kebebasan pers dan menyambut pertanyaan sulit untuknya dan pemerintahannya. Namun, kami tidak akan pernah memberikan toleransi bagi reporter yang menempatkan tangannya pada perempuan yang berusaha melakukan tugasnya sebagai anak magang di Gedung Putih," tulis Sanders.
Acosta hanya membalas kicauan tersebut dengan menulis, "Ini adalah kebohongan."
Ketegangan ini bermula ketika Trump menggelar konferensi pers di Gedung Putih untuk membahas pemilihan umum sela yang hasilnya menunjukkan Partai Demokrat menguasai Dewan Perwakilan, sementara Partai Republik mengamankan Senat.
Saat sesi tanya jawab, Acosta bertanya soal kampanye Trump yang menyebut bahwa karavan berisi imigran di perbatasan Meksiko dengan AS sebagai "invasi."
"Karavan itu bukan invasi. Itu adalah sekelompok imigran yang dari Amerika Tengah menuju perbatasan Amerika..." ucap Acosta melontarkan pertanyaan.
Ketika Acosta mencoba kembali menyampaikan pertanyaan, Trump berkata, "Sudah cukup," sambil mengarahkan telunjuknya ke arah wartawan CNN itu.
Seorang staf perempuan yang berada di samping Acosta lantas mencoba menarik mikrofon dari tangan sang jurnalis.
Lagi-lagi, belum selesai Acosta bertanya, Trump langsung menjawab, "Saya tidak khawatir mengenai apa pun terkait penyelidikan Rusia karena itu hoaks. Sudah cukup, taruh mikrofonnya."
Namun, Acosta tetap berkeras melontarkan pertanyaan mengenai penyelidikan intervensi Rusia dalam pemilu 2016 yang kini mulai menyasar sang presiden.
Trump sempat berjalan sedikit ke samping, kemudian kembali ke podiumnya dan berkata, "Saya rasa CNN akan malu memiliki wartawan seperti Anda. Anda adalah orang yang kasar. Anda seharusnya tak bekerja untuk CNN." (has)
Baca Kelanjutan Seteru dengan Trump, Wartawan CNN Dilarang Masuk Gedung Putih : https://ift.tt/2Qo02koBagikan Berita Ini
0 Response to "Seteru dengan Trump, Wartawan CNN Dilarang Masuk Gedung Putih"
Post a Comment