
"Saat uji coba kemarin, Avangard bisa mencapai kecepatan sekitar 33 ribu kilometer per jam. Pada kecepatan ini, tidak ada satu rudal pencegat pun yang dapat menembak jatuh Avangard," ucap Wakil Perdana Menteri Rusia, Yurry Borisov, seperti dikutip AFP, Kamis (27/12)
Borisov juga menyebut sistem pertahanan rudal sudah usang sebab tidak ada yang bisa memprediksi pergerakan peluru kendali Avangard.
Dia memantau langsung uji coba Avangard yang ia klaim "akan mengalahkan semua sistem pertahanan rudal yang ada." Putin menyebut uji coba sistem senjata baru Rusia tersebut sebagai "keberhasilan mutlak."
Portal berita The Bell melaporkan Putin terlihat gembira dengan hasil uji coba tersebut hingga menuturkan tidak ada lagi yang bisa mengancam Rusia karena negara tersebut telah memiliki senjata canggih.
Pengumuman Rusia terkait kepemilikan senjata canggih ini dilakukan ketika Negeri Beruang Merah tengah bersitegang dengan Amerika Serikat.
Pekan lalu, Putin bahkan mengungkapkan bahwa negaranya berencana mengembangkan rudal jarak menengah yang dilarang di bawah Traktat Perang Dingin dengan AS.
Putin mengancam akan mengembangkan sistem senjata tersebut jika AS tak menghiraukan Perjanjian Nuklir Jarak Menengah (INF). (rds/has)
Baca Kelanjutan Rusia Klaim Kecepatan Rudal Hipersoniknya 30 Ribu Km per Jam : http://bit.ly/2Q84hzmBagikan Berita Ini
0 Response to "Rusia Klaim Kecepatan Rudal Hipersoniknya 30 Ribu Km per Jam"
Post a Comment