
"Vida Movahedi dipanggil oleh otoritas lembaga pemasyarakatan pada Minggu malam dan diberi tahu bahwa vonisnya telah diringankan dan ditambah dengan beberapa akumulasi cuti yang menyebabkan dia bebas," kata pengacara Movahedi, Payam Derafhan, kepada AFP, Selasa (28/5).
Dalam aksi protesnya, Movahedi juga mengibarkan hijab yang semula ia kenakan di atas salah satu kotak telepon umum di lapangan tersebut.
Tak lama, perempuan berusia sekitar 25 tahunan itu ditahan aparat keamanan dan didakwa "mendorong korupsi dan pesta pora."
Ia menegaskan Movahedi hanya menyatakan penolakannya terhadap "aturan wajib hijab" dan ingin mengungkapkan pendapatnya itu dalam bentuk "protes sipil."
Movahedi juga sempat melakukan protes serupa pada Desember 2017. Dia berdiri di sebuah kotak pilar di Enghelab Avenue tanpa jubah hitam khas perempuan Muslim dan mengangkat-angkat kerudung putihnya dengan tongkat.
Mereka dengan cepat dikenal publik sebagai "Dokhttaran-e enghelab" atau Perempuan Revolusi Jalanan. (rds/has)
Baca Kelanjutan Iran Bebaskan Perempuan Pemrotes Aturan Hijab Lebih Cepat : http://bit.ly/2XbVaC5Bagikan Berita Ini
0 Response to "Iran Bebaskan Perempuan Pemrotes Aturan Hijab Lebih Cepat"
Post a Comment