Arrmanatha menuturkan, delegasi Indonesia juga akan memaparkan kontribusi negar dalam membantu meredakan konflik terakhir yang telah memakan sekitar 1.000 korban jiwa, terutama Rohingya, dan memaksa ratusan ribu lainnya mengungsi keluar Myanmar.
“Rencana besok ada pembahasan di PBB terkait situasi di kawasan Asia Tenggara, terutama soal Rakhine. RI akan menyampaikan kontribusi dan harapannya terkait penyelesaian konflik secara sustainable di sana,” ucap Arrmanatha di Jakarta pada Jumat (13/10).
Sidang DK PBB ini digelar setelah krisis kemanusiaan kembali mencuat di Rakhine akibat bentrokan antara kelompok bersenjata Pasukan Penyelamat Rohingya Arakan (ARSA) dan militer Myanmar pada akhir Agustus lalu.
Sejak saat itu, pemerintah Myanmar dikecam komunitas inernasional karena menutup diri dengan membatasi akses media dan bantuan kemanusiaan menuju Rakhine karena alasan keamanan.
Belakangan, Myanmar mulai memberikan akses kemanusiaan bagi sejumlah organisasi dan negara asing untuk menyalurkan bantuan ke Rakhine, meski beberapa pihak mengatakan daerah sumber konflik masih sulit diakses. (has)
Baca Kelanjutan RI Desak Penyelesaian Konflik Myanmar dalam Sidang PBB : http://ift.tt/2yfN2HMBagikan Berita Ini
0 Response to "RI Desak Penyelesaian Konflik Myanmar dalam Sidang PBB"
Post a Comment