Jakarta, CNN Indonesia -- Seorang pria Austria ditembak mati oleh kepolisian setelah menyerang petugas keamanan di depan kediaman duta besar Iran di Wina menggunakan pisau pada Minggu (11/3).
Juru bicara kepolisian Austria, Harald Soeros, mengatakan kepada AFP bahwa pria itu "tewas di tempat" setelah melakukan serangan sebelum tengah malam.
Soeros mengatakan motif penyerangan ini belum jelas dan kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Sementara itu, petugas keamanan yang diserang itu kini sedang menjalani perawatan akibat luka tusuk di lengan bagian atas.
"Dia menggunakan semprotan lada [untuk menyerang pelaku]," ucap Soeros.
Seorang juru bicara dari Kementerian Pertahanan mengatakan bahwa berdasarkan penyelidikan awal, petugas itu diduga kuat "bertindak sesuai aturan."
Dia juga menyatakan bahwa pelaku penyerangan diduga tinggal di Wina, tapi berasal dari daerah Tyrol.
Setelah insiden ini, kepolisian langsung memperketat keamanan di seluruh misi diplomatik di Wina. (has)
Let's block ads! (Why?)
Baca Kelanjutan Serang Penjaga Rumah Dubes Iran, Pria Austria Ditembak Mati : http://ift.tt/2Ik3Xeb
Bagikan Berita Ini
Related Posts :
Rusia Tolak Desakan DK PBB untuk Bertanggung Jawab soal MH17
Jakarta, CNN Indonesia -- Rusia menyangkal tuduhan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-bangsa (DK-PB… Read More...
VIDEO: Disebut 'Rasis', 8.000 Gerai Starbucks Tutup Sehari
AFP/Yoko Yonata & , CNN Indonesia | Kamis, 31/05/2018 01:17 WIB
Bagikan :
Jakarta, … Read More...
Malaysia Berencana Bangun Pulau di Selat Singapura
Jakarta, CNN Indonesia -- Perdana Menteri Mahathir Mohamad mengatakan bahwa Malaysia berencana memb… Read More...
Pasar Kacau, Italia Dikabarkan Bakal Pemilu Ulang Juli Ini
Jakarta, CNN Indonesia -- Sejumlah sumber menyebut Italia mungkin akan menggelar pemilihan umum ula… Read More...
VIDEO: Meski Akrab, Trump Tetap Sulitkan Shinzo Abe
Reuters/Yoko Yonata, CNN Indonesia | Rabu, 30/05/2018 22:13 WIB
Bagikan :
Jakarta, CNN … Read More...
0 Response to "Serang Penjaga Rumah Dubes Iran, Pria Austria Ditembak Mati"
Post a Comment