Jakarta, CNN Indonesia -- Bangladesh dan Myanmar sepakat menerima bantuan dari Badan Pengungsi Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) dalam proses pemulangan ratusan ribu etnis Rohingya dari Bangladesh ke Rakhine, Myanmar.
Kesepakatan pemulangan pengungsi Rohingya diteken Bangladesh dan Myanmar pada Kamis (23/11) lalu. Belum jelas apa peran Badan Pengungsi PBB (United Nations High Commissioner for Refugees/UNHCR) dalam proses pemulangan tersebut.
"Kedua negara sepakat untuk menerima bantuan dari UNHCR dalam proses repatriasi Rohingya, " kata Menteri Luar Negeri Bangladesh, Abul Hassan Mahmood Ali dalam konferensi pers seperti dilaporkan Reuters, Sabtu (25/11).
Menurut Ali, Myanmar akan menerima bantuan dari UNHCR sesuai kebutuhan mereka. Sebuah kelompok kerja terdiri atas Myanmar, Bangladesh dan UNHCR akan dibentuk dalam tiga pekan. Kelompok itu akan memastikan persiapan akhir sebelum memulai proses pemulangan.
"Prioritas kami adalah memastikan keamanan mereka saat kembali ke Tanah Air secara terhomat," kata Ali.
Setelah pemulangan, muslim Rohingya akan tinggal di tenda-tenda yang didirikan dekat rumah-rumah yang mereka tinggalkan.
"Rumah-rumah mereka di Rakhine telah dibakar dan perlu dibangun kembali. Kami telah mengusulkan kepada Myanmar untuk menerima bantuan dari India dan Cina guna membangun kamp bagi mereka," kata Ali.
Diperkirakan 800 ribu etnis Rohingya tinggal di Bangladesh yang berbatasan dengan Myanmar. Sebanyak 600 ribu di antaranya baru tiba pasca kekerasan yang mendera Rakhine State pasca operasi militer 25 Agustus lalu.
Berdasarkan kesepakatan kedua negara, Maynmar akan mengambil langkah untuk memastikan para pengungsi yang kembali tidak akan tinggal di kamp darurat dalam waktu lama. Myanmar juga setuju untuk memberikan kartu identitas sebagai verifikasi kewarganegaraan mereka secepatnya.
PBB dan Amerika Serikat menggambarkan aksi militer sebagai upaya pembersihan etnis. Kelompok aktivis hak-hak asasi manusia menuduh aparat keamanan Myanmar melakukan kejahatan pemerkosaan massal, pembakaran dan pembunuhan. Amnesty Internasional dalam laporan terbarunya menyebut sistem apartheid yang diberlakukan pemerintah Myanmar menyebabkan krisis kemanusiaan di Rakhine State.
(nat)
Let's block ads! (Why?)
Baca Kelanjutan Bangladesh: PBB Bantu Pemulangan Pengungsi Rohingya : http://ift.tt/2BlScAG
Bagikan Berita Ini
Related Posts :
Densus dan BIN ke Filipina Identifikasi Pelaku Bom Diduga WNI
Jakarta, CNN Indonesia -- RI mengirimkan tim ke Filipina untuk mengidentifikasi pelaku bom bun… Read More...
Dialog Taliban, Trump Akan Kurangi Pasukan di Afghanistan
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Donald Trump berencana mengurangi pasukan militer di Afghan… Read More...
Dua Orang Tewas Akibat Banjir Bandang Australia
Jakarta, CNN Indonesia -- Setidaknya dua orang dilaporkan tewas akibat banjir bandang setelah hujan… Read More...
VIDEO: Trump Tak Diskusi dengan Jenderal soal Tarik Pasukan
Reuters, CNN Indonesia | Rabu, 06/02/2019 13:32 WIB
Bagikan :
Jakarta, CNN Indonesia -- … Read More...
Sempat Anti-Islam, Eks Anggota Parlemen Belanda Jadi Mualaf
Jakarta, CNN Indonesia -- Joram van Klaveren, seorang mantan anggota parlemen sayap kanan Bela… Read More...
0 Response to "Bangladesh: PBB Bantu Pemulangan Pengungsi Rohingya"
Post a Comment