Di hadapan puluhan ribu warga Zimbabwe memenuhi Stadiun Nasional Harare yang berkapasitas 60 ribu orang, Mnangagwa berjanji untuk menjunjung tinggi konstitusi bekas koloni Inggris dan melindungi hak-hak 16 juta rakyat Zimbabwe.
"Rakyat telah bicara, suara rakyat adalah suara Tuhan," kata Mnangagwa di hadapan para pendukungnya, di Kantor Pusat Partai Berkuasa ZANU-PF, Rabu (22/11) seperti dilansir Reuters.
Khususnya, pertanyaan seputar peran Mnangagwa dalam insiden "pembantaian Gukurahundi" di Matabeleland pada 1983. Diperkirakan 20 ribu orang tewas dalam pemberangusan lawan-lawan Mugabe di Brigade Kelima yang dilatih Korea Utara.
Mnangagwa membantah keterlibatannya sejak dia kembali ke Zimbabwe setelah dua pekan bersembunyi. Dia dipecat awal November lalu dalam langkah yang dipandang sebagai membuka jalan bagi Ibu Negara, Grace untuk menggantikan Mugabe. (nat)
Baca Kelanjutan Mnangagwa, Si Buaya, Dilantik Jadi Presiden baru Zimbabwe : http://ift.tt/2A4cW1uBagikan Berita Ini
0 Response to "Mnangagwa, Si Buaya, Dilantik Jadi Presiden baru Zimbabwe"
Post a Comment