
Menurut juru bicara Uskup Agung Kolombo, Pastor Edmond Tilakaratne, para jemaat diizinkan masuk ke dalam gereja untuk berdoa di hadapan patung Santo Antonius.
"Renovasi sudah berlangsung," tambahnya.
Tilakaratne mengatakan para jemaat dan peziarah akan diizinkan memasuki area khusus gereja untuk jangka waktu 12 jam. Tiga polisi pria dan wanita memeriksa terhadap para peziarah yang berbaris saat hendak memasuki area gereja, sementara personel angkatan laut dan polisi berjaga-jaga di luar.
Sekitar 257 orang meninggal dan 500 lainnya terluka dalam kejadian itu. Di antara korban tewas terdapat 44 warga asing. Sedangkan muda-mudi yang turut menjadi korban mencapai 50 orang.
Santo Antonius menjadi gereja yang dihormati tidak hanya oleh umat Katolik, tetapi juga oleh penganut agama lain di negeri dengan mayoritas Buddha ini.
[Gambas:Video CNN] (ajw/ayp)
Baca Kelanjutan Gereja Sri Lanka Jadi Sasaran Bom Kembali Dibuka : http://bit.ly/2WuBbhRBagikan Berita Ini
0 Response to "Gereja Sri Lanka Jadi Sasaran Bom Kembali Dibuka"
Post a Comment